Kesusasteraan sebagai Alat
Pramoedya Ananta Toer
Unggunan puisi Banjar
Artum Artha
rumah-disebelah
Muhammad Balfas
Tjeritera Iwan Pandir dan tjeritera tjeritera kampoeng
Unknown
Apakah Pantas Kami Mendapat Kekerasan?
Tidak diketahui
Sinrilik kappalak tallung batuwa
Siradjuddin Bantang
Refleksi: Teater itu Menyentuh (Reflection: Theater is Touching)
Rudolf Puspa
Punk Adalah Politik. Hanya Ada Satu Solusi: Revolusi
Kontaminasi Kapitalis
Danarto menatap kultur Jawa (Danarto on Javanese Culture)
pur
Kenyataan Perang Kelas dan Organisasi Populer
José Antonio Gutiérez Danton
The Figure of Adam Ma'rifat in the same breath with Father Mangun
Hdy/Yon
Awalnya, Saya Salat Berbahasa Jawa (Initially, I prayed in Javanese)
Nong Darol Mahmada Ulil Abshar-Abdalla
Seniman dan Sufisme Di Indonesia Menurut Danarto (Artists and ...
Aming Aminoedhin/418h
Danarto Miliki "Mata Jin" (Danarto has "Genie's Eyes")
TJO
Perlu Banyak Mengembara dan Baca Qur'an (You should travel and ...
Sutardji Calzoum Bachri