Gadis jang malang
Unknown
ZINE VOL 2
wongcilik inc
Kisah I Marabintang
Syamsul Rijal & Sahabuddin Nappu
Addhuwân Parmola Lili=kontes pertama lili
M. Ridwan
Asal-usul nama Kampung Uka-Uka : cerita rakyat dari Kalimantan ...
Laila Laila
The gruesome of AIDS shown in art in Australia
MI-14
Berbicang dengan Danarto - Semoga Cerpen Saya Dinilai oleh Tuhan ...
Arwan Tuti Artha
Kisah si Pego : cerita rakyat Kalimantan Timur
Dwi Haryanto
Ketika Seni Digempur Kepanikan (2009)
Cumbu Sigil
Colonialism and Cold Genocide: The Case of West Papua
Kjell Anderson
Perkawinan Kesenian Indonesia-Tionghoa
Tjengtikkie
Perkembangan Film Indonesia sampai Masa Kini
Jussar As.
Perpustakaan Film
Gajus Siagian
Pers dalam Parlemen
Manai Sophiaan & Siauw Giok Tjhan
Persoalan Seni-musik dan Kebudajaan Nasional
Kho Ping Hwie
Perusahaan Film Negara Membuka Pintu Lajani Produser-produser ...
Ananta Gs.
Perwari dalam Masa Perdjoangan
Nj. Kusban
Pidato pada Pertemuan Rombongan Asian Games (Manila) di Asrama ...
Sukarno
Pimpinan Perusahaan Negara Harus Menginsjafi Tugas Revolusi
Poerbatjaraka sebagai Ahli Epigrafi Pelopor Bangsa Indonesia
Boehari
Politik Islam di Indonesia jang Gagal
Kartawiguna
Prof. Dr. Wertheim tentang Kesusasteraan Indonesia Modern
Pramoedya Ananta Toer
Puteri Tjina
Mata Merah
Rasialisme Anti-Tionghoa dan Usaha Menyikapinya
Realisme Sosial dalam Dua Film Kita
Fauzi
Retak
Moh. Djamin
Riwajat Orang Tionghoa di Indonesia
Nio Joe Lan
Sadjak-sadjak
Siti Rukiah Kertapati
Satu Abad Max Havelaar
Dick Hartoko
Seabad Pers di Djawa Tengah (1854-1954)
Subekti
Sebuah Nama Kuda (Penerdjemah Pramoedya Ananta Toer)
Anton Tjekhov
Sedar Bandoeng — No. 1 (1931)
Tidak diketahui
Sedar Bandoeng — No. 12 (1930)
Sedar Bandoeng — No. 2 (1931)
Sedar Bandoeng — No. 3 (1931)
Sedar Medan — No. 11 (1930)
Sedar Medan — No. 11 (1931)
Sedar Medan — No. 12 (1930)
Sedar Medan — No. 12 (1931)
Sedar Medan — No. 3 (1932)